Minggu, 15 November 2009

Curhat Muslim, Memahami Cinta (1)

C I N T A
Kata yang satu ini membuatku sungguh tak henti-hentinya menggelengkan kepala, bagaimana kata yang dibuat manusia ini bisa begitu mengguncang kehidupan makhluk yang bernama manusia.
Sebuah tulisan yang aku ambil dari http://desimulyana.multiply.com, aku gunakan sebagai masukan awal tulisan-tulisan yang ingin aku goreskan di blog ini. Bukan sesuatu yang muluk menurutku, kalo suatu saat tulisan ini memberi arti tersendiri bagiku. Apalagi kalau bisa memberi arti untuk orang lain...


Cinta yang indah adalah cinta yang penuh pengertian, penuh harapan dan terus menerus perbaikan..., bukan cinta jika menguraikan airmata, menyesakkan dada dan membuat jiwa terguncang... Cinta harus selalu membahagiakan, harus menentramkan, membuat lebih kuat dan lebih hebat, karena cinta adalah kekuatan yang mendorong seseorang untuk bisa melakukan lebih dari yang di bayangkan.
Kala sebuah cinta menjadi cerita panjang penuh duka... maka cinta menjadi tidak dewasa, cinta kehilangan keseimbangan dan tidak mampu menahan badai hingga menuai lara. Cinta yang sehat adalah cinta yang melibatkan dua hati dalam satu kesatuan membentuk sebuah ikatan yang dinamakan kepercayaan, saat kepercayaan itu hilang maka yang tersisa hanya rasa curiga dan tanpa disadari sebenarnya cinta itu sudah pergi...

Hentikan semua atas nama cinta... jika sudah mengancam jiwa, membunuh kepercayaan diri dan membuat hati tersiksa. Cinta terlahir bukan untuk merelakan diri kita terpenjara oleh cinta itu, tapi cinta datang memberi pencerahan untuk kita berusaha lebih keras lagi, membuat diri kita lebih baik lagi. Merasakan cinta dalam hati berarti telah merelakan sebagian dari diri kita untuk di kuasai oleh orang lain dan menyerahkan sebagian dari diri kita untuk memikirkannya.

Mengapa kita peduli? Karena kita mencintai, kita merasakan suatu kebersamaan yang mendorong kita untuk melakukan yang terbaik yg kita bisa. Demi cinta sesorang rela mati untuknya dan demi cinta yang lain pergi menghilang. Deskripsi cinta yang begitu luas menyebabkan kita kadang salah menilai cinta.....

Tidak ada cinta yang menyakitkan hati, yang ada hanya hati yang tidak menerima saat cinta menghilang dan menyakiti diri sendiri. Tidak ada cinta yang abadi, yang ada hanya perubahan yang abadi, saat engkau memaksa untuk terus memeluk cinta itu maka saat itu kamu sudah kehilangan cinta itu, tidak ada cinta yang memaksa, yang ada hanya kenyataan tidak selalu seindah khayalan.

Cinta bukanlah merelakan diri kita tersiksa, membiarkan orang lain menyakiti kita, membuat kita menjadi orang lain demi kata cinta itu. Tidak ada yang paling bodoh kecuali menjadi hamba dari cinta yang sebenarnya tidak kamu pahami itu…
Keindahan sebuah cinta terlihat dari bagaimana kamu menikmati cinta itu, jika cinta membuatmu tidak bahagia maka bukan cinta, tapi keterpaksaan....

Comments :

0 komentar to “Curhat Muslim, Memahami Cinta (1)”


Posting Komentar

Ketik komentar Anda, klik "select profile", pilih Name/URL, ketik nama Anda, klik "Lanjutkan", klik "Poskan komentar". Terima kasih atas kunjungan Anda